BI: Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga di Tengah Risiko Global

Oleh Andry Winanto - fakta.com
28 Maret 2024 15:13 WIB
Dewan Gubernur Bank Indonesia (Foto: Dokumentasi Fakta/Andry Winanto)

FAKTA.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyebut stabilitas sistem keuangan (SSK) tetap terjaga di tengah gejolak dan ketidakpastian ekonomi global yang masih berlanjut.

Deputi Gubernur BI, Juda Agung mengatakan sejalan dengan itu, intermediasi meningkat didukung oleh risk appetite yang terjaga dan likuiditas yang memadai. 

“Ke depan, Bank Indonesia meyakini bahwa SSK masih akan tetap terjaga, ditopang oleh sinergi dan inovasi kebijakan serta bauran kebijakan, termasuk kebijakan makroprudensial longgar,” ujar dia dalam keterangan tertulis tengah pekan ini.

Menurut Juda, pihaknya tetap fokus pada upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Dia menekankan tiga fokus pada kebijakan makroprudensial. 

Pertama adalah mendorong kredit yang seimbang dan berkualitas melalui penguatan insentif likuiditas yang tersedia. Kedua, dalam konteks ketahanan siber yang bersifat end to end. Ketiga, adalah keuangan dan ekonomi yang inklusif dan hijau.

“Bank sentral berharap penyaluran kredit perbankan ke sektor inklusif dan hijau dapat meningkat sehingga motif komersial dan keberlanjutan dari pembiayaan perbankan dapat terus terjaga keseimbangannya,” tutur dia.

Dalam kesempatan tersebut Juda menyampaikan pula jika dibutuhkan early warning system terhadap risiko-risiko stabilitas sistem keuangan yang dihadapi, sehingga dapat mengantisipasi sebelum risiko tersebut ter-eskalasi menjadi sebuah krisis. 

Kemudian, membangun kepercayaan pasar terhadap sistem keuangan, melalui pemantauan risiko dan langkah-langkah yang diambil otoritas untuk memitigasi dan mencegah risiko. 

“Sebagai bentuk transparansi Bank Indonesia sebagai otoritas makroprudensial yang tentu bersama dengan otoritas lain seperti OJK, Kementerian Keuangan dan LPS, akuntabel terhadap mendorong terpeliharanya stabilitas sistem keuangan,” tutup dia.

Bagikan:

Data

Komentar (0)

Login to comment on this news

Updates

Popular

Data
Pointer
Interaktif
Program
Jobs
//